Apa Itu Lever Hoist?
Lever hoist adalah alat angkat manual yang menggunakan tuas (lever) sebagai penggerak utama. Istilah ini merupakan sebutan bahasa Inggris untuk
lever block keduanya merujuk pada alat yang sama persis. Di Indonesia, kedua istilah digunakan secara bergantian tergantung konteks dan preferensi pembeli.Cara kerjanya: operator memompa tuas naik-turun untuk mengaktifkan mekanisme ratchet dan gear reduction di dalam unit. Setiap pompaan mengangkat atau menarik rantai beban sedikit demi sedikit. Sistem brake otomatis menahan beban di posisi saat tuas dilepas.Keunggulan utama lever hoist dibanding
chain block (takel): bisa digunakan dalam posisi apapun vertikal, horizontal, miring, bahkan terbalik. Ini menjadikannya satu-satunya hoist manual yang mampu melakukan pulling (menarik) dan tensioning (mengencangkan) selain lifting (mengangkat).
Tiga Fungsi Utama Lever Hoist
Lifting — Mengangkat Beban
Fungsi dasar yang sama dengan chain block. Lever hoist mengangkat beban secara vertikal dari bawah ke atas. Sangat berguna di area sempit atau posisi sulit dijangkau karena ukurannya yang kompak. Ideal untuk bengkel, ruang mesin, dan area maintenance.
Pulling — Menarik Beban
Lever hoist bisa dipasang horizontal untuk menarik objek berat. Contoh aplikasi: menarik kabel power, menggeser balok baja ke posisi yang tepat, menarik pipa untuk alignment sebelum welding, atau menarik kendaraan yang terjebak.
Tensioning — Mengencangkan
Memberikan tegangan terkontrol pada wire rope, guy wire, rantai, atau kabel. Banyak digunakan di sektor telekomunikasi untuk mengencangkan guy wire tower, di konstruksi untuk tensioning bracing, dan di maritim untuk mengencangkan lashing.
Lever Hoist vs Chain Hoist — Jangan Salah Pilih
Nama yang mirip sering membingungkan pembeli. Berikut perbedaan fundamentalnya:
Lever hoist = alat MANUAL, dioperasikan dengan tuas, tidak butuh listrik, sangat portabel (5-20 kg), bisa dipakai di segala posisi. Untuk pekerjaan lapangan, pulling, dan tensioning.
Chain hoist = alat ELEKTRIK, digerakkan motor listrik, butuh listrik 3 phase, lebih berat (40-350 kg), hanya untuk angkat vertikal. Untuk operasi harian intensif di pabrik.Lever hoist dan chain hoist adalah produk yang sangat berbeda meskipun namanya mirip. Pastikan memilih yang sesuai kebutuhan.
Industri yang Menggunakan Lever Hoist
Telekomunikasi — pemasangan tower BTS, tensioning guy wire, instalasi antena. Lever hoist 1-3 ton menjadi peralatan wajib teknisi tower.
Konstruksi — erection struktur baja, positioning komponen, tensioning bracing. Kapasitas 3-6 ton paling banyak digunakan di sektor ini.
Pertambangan dan energi — penarikan peralatan di lokasi remote tanpa listrik. Portabilitas lever hoist menjadi keunggulan mutlak.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah lever hoist dan lever block itu sama?
Ya, keduanya adalah alat yang sama persis. "Lever hoist" lebih umum digunakan dalam konteks internasional, sementara "lever block" lebih populer di Indonesia dan beberapa negara Asia. Pusat Lifting menyediakan keduanya di halaman
lever block dan halaman ini.
Berapa harga lever hoist?
Lever hoist 1 ton mulai dari Rp500 ribuan, kapasitas 3 ton mulai Rp1 jutaan, dan kapasitas 6-10 ton berkisar Rp2-6 jutaan tergantung brand. Hubungi tim kami untuk penawaran spesifik.