Tentang Kategori
Please, enable Wishlist.

No products in the cart.

Snatch Block

Pusat Lifting menyediakan snatch block berkualitas dalam berbagai kapasitas. Snatch block merupakan katrol buka samping yang bisa menggandakan kekuatan tarik winch atau alat penarik, sekaligus mengubah arah tarik sesuai kebutuhan.

Tersedia dalam kapasitas 2 ton hingga 30 ton. Semua produk bersertifikat dan ready stock.

Show

Katrol Kapal Hasston 1-1/2″ Engkel SBK Kuning

Rp 29.900

Katrol Kapal Hasston 1-1/4″ Engkel SBK Kuning

Rp 26.900

Katrol Kapal Hasston 1″ Engkel SBK Kuning

Rp 17.900

Katrol Kapal Hasston 2″ Engkel SBK Kuning

Rp 50.900

Katrol Kapal Hasston 3″ Engkel SBK Kuning

Original price was: Rp 115.000.Current price is: Rp 103.500.

Katrol Kapal Hasston 3/4″ Engkel SBK Kuning

Rp 11.400

Katrol Kapal Hasston 4″ Engkel SBK Kuning

Original price was: Rp 225.000.Current price is: Rp 202.500.

Katrol Kapal Hasston 5″ Engkel SBK Kuning

Original price was: Rp 379.900.Current price is: Rp 341.910.

Katrol Kapal Hasston 6″ Engkel SBK Kuning

Original price was: Rp 615.000.Current price is: Rp 553.500.

Katrol Kapal Hasston 8″ Engkel SBK Kuning

Original price was: Rp 1.150.000.Current price is: Rp 1.035.000.

Katrol Kapal Hasston SBK 1-1/2″ Double Kuning

Rp 34.900

Katrol Kapal Hasston SBK 1-1/4″ Double Kuning

Rp 31.900

Katrol Kapal Hasston SBK 1″ Double Kuning

Rp 23.900

Katrol Kapal Hasston SBK 2″ Double Kuning

Rp 51.900

Katrol Kapal Hasston SBK 3″ Double Kuning

Original price was: Rp 215.000.Current price is: Rp 193.500.

Katrol Kapal Hasston SBK 3/4″ Double Kuning

Rp 17.900

Apa Itu Snatch Block?

Snatch block adalah jenis katrol (pulley) yang memiliki pelat samping yang bisa dibuka — memungkinkan wire rope atau tali dimasukkan dari samping tanpa harus melepas ujung tali terlebih dahulu. Inilah yang membedakannya dari katrol biasa yang mengharuskan tali dimasukkan dari ujung.Fitur "buka samping" ini sangat praktis di lapangan. Bayangkan wire rope winch yang sudah terpasang dan terhubung ke anchor point — dengan snatch block, Anda bisa menambahkan katrol di tengah-tengah tanpa harus melepas seluruh setup. Cukup buka pelat, masukkan wire rope, tutup kembali.

Dua Fungsi Utama Snatch Block

1. Menggandakan Kekuatan Tarik (Mechanical Advantage)

Ini fungsi paling berharga snatch block. Saat wire rope winch diarahkan langsung ke beban, gaya tarik = gaya winch. Tapi saat wire rope dialirkan melalui snatch block yang dikaitkan di beban, lalu kembali ke winch, gaya tarik efektif menjadi hampir 2 kali lipat.Contoh: winch berkapasitas 5 ton menarik kendaraan terjebak. Secara langsung, gaya tarik = 5 ton. Dengan snatch block, gaya efektif naik menjadi ~10 ton. Prinsip ini sama dengan katrol ganda pada pesawat sederhana — trade-off-nya: kecepatan tarik berkurang separuh.

2. Mengubah Arah Tarik (Redirect)

Tidak selalu memungkinkan menarik beban dalam garis lurus. Snatch block dipasang pada titik anchor di posisi strategis untuk mengubah arah wire rope. Beban bisa ditarik ke samping, ke atas sudut, atau ke arah yang sama sekali berbeda dari posisi winch.Contoh: truk terjebak di samping jalan, tapi kendaraan penarik hanya bisa parkir di belakang. Snatch block dikaitkan ke pohon di samping, wire rope dialirkan melalui snatch block, lalu kembali ke winch. Arah tarik berubah 90° — truk bisa ditarik ke samping meskipun winch berada di belakang.

Jenis Snatch Block

Snatch Block dengan Shackle

Tipe paling umum. Dilengkapi shackle terintegrasi di bagian atas untuk mengaitkan ke anchor point. Praktis karena tidak perlu shackle terpisah. Cocok untuk hampir semua aplikasi standar.

Snatch Block dengan Hook

Menggunakan hook (kait) sebagai penghubung ke anchor point. Hook memungkinkan pemasangan dan pelepasan yang lebih cepat dibanding shackle. Cocok untuk situasi yang memerlukan setup dan teardown cepat.

Snatch Block dengan Eye (Swivel)

Menggunakan eye (lubang) di bagian atas yang bisa berputar (swivel). Digunakan bersama shackle terpisah. Swivel memungkinkan snatch block berputar mengikuti arah wire rope tanpa terpuntir.

Aplikasi Snatch Block

Recovery kendaraan (towing). Ini aplikasi paling dikenal. Kendaraan offroad yang terjebak ditarik menggunakan winch yang dikombinasikan snatch block untuk menggandakan gaya tarik. Hampir setiap kendaraan offroad serius membawa snatch block sebagai peralatan wajib.Rigging dan lifting. Mengubah arah tarik wire rope dalam sistem lifting. Snatch block dipasang pada I-beam atau anchor point untuk mengarahkan wire rope ke posisi yang diinginkan. Sering digunakan bersama chain block atau winch.Industri maritim. Mooring, anchoring, dan towing di atas kapal. Snatch block mengubah arah tali dan menggandakan gaya tarik dari capstan atau winch kapal.Pertambangan dan kehutanan. Menarik material berat dari area yang tidak bisa dijangkau langsung. Snatch block dipasang di pohon atau anchor permanen untuk mengubah arah penarikan.Konstruksi. Membantu positioning material berat saat crane tidak tersedia. Kombinasi winch + snatch block + anchor point membentuk sistem penarikan sementara yang fleksibel.

Cara Menggunakan Snatch Block

Langkah 1: Tentukan tujuan menggandakan gaya tarik, mengubah arah, atau keduanya.Langkah 2: Pasang snatch block pada anchor point yang kuat. Gunakan shackle untuk mengaitkan ke anchor. Pastikan anchor mampu menahan gaya total (minimal 2x beban tarik).Langkah 3: Buka pelat samping snatch block. Masukkan wire rope ke alur sheave (roda katrol). Tutup dan kunci pelat samping.Langkah 4: Pastikan wire rope berjalan lurus pada alur sheave tanpa terjepit atau terpuntir. Wire rope yang tergeser dari alur bisa putus atau merusak snatch block.Langkah 5: Mulai operasi tarik secara perlahan. Periksa semua komponen setelah beberapa detik pastikan tidak ada yang bergeser atau bunyi abnormal.

Spesifikasi Umum Snatch Block

  • Kapasitas (WLL): 2 ton - 30 ton (tergantung model)
  • Diameter sheave: 75-300 mm
  • Diameter wire rope maks: 8-28 mm (harus sesuai alur sheave)
  • Material body: Baja cor atau baja pelat
  • Material sheave: Baja atau nylon
  • Tipe koneksi: Shackle, hook, atau eye

Tips Memilih Snatch Block

Pertama, cocokkan kapasitas dengan beban tarik. Jika menggunakan snatch block untuk menggandakan gaya, kapasitas snatch block harus minimal 2x gaya tarik winch.Kedua, cocokkan diameter wire rope. Setiap snatch block memiliki range diameter wire rope yang didukung. Wire rope yang terlalu besar tidak masuk ke alur. Wire rope terlalu kecil bisa terjepit dan rusak.Ketiga, pilih tipe koneksi sesuai anchor point. Shackle type paling versatile. Hook type paling cepat dipasang. Eye type untuk setup semi-permanen.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa harga snatch block?

Snatch block kapasitas kecil (2-5 ton) mulai dari Rp300 ribuan. Kapasitas besar (10-30 ton) berkisar Rp1-5 jutaan. Harga tergantung kapasitas, diameter sheave, dan material. Hubungi tim kami untuk penawaran.

Apakah snatch block benar-benar menggandakan kekuatan tarik?

Hampir. Secara teoritis, mechanical advantage = 2x. Dalam praktik, gesekan pada sheave mengurangi efisiensi sekitar 5-10%. Jadi gaya efektif sekitar 1,8-1,9x gaya winch. Tetap peningkatan yang sangat signifikan.

Apakah snatch block bisa digunakan dengan tali sintetis?

Bisa, tapi pastikan alur sheave cocok dengan diameter tali. Snatch block yang dirancang untuk wire rope mungkin memiliki alur yang terlalu sempit untuk tali sintetis yang lebih tebal pada kapasitas sama. Beberapa produsen menyediakan snatch block khusus untuk tali sintetis.

Berapa kekuatan anchor point yang dibutuhkan?

Minimal 2x total gaya yang bekerja pada snatch block. Saat snatch block digunakan untuk menggandakan gaya (wire rope kembali ke winch), gaya pada anchor point = 2x gaya tarik winch. Gunakan anchor yang sudah teruji kekuatannya.