Tentang Kategori
Please, enable Wishlist.

No products in the cart.

Jual Wire Rope

Pusat Lifting menyediakan wire rope (kawat seling) berkualitas dalam berbagai diameter dan konstruksi. Wire rope merupakan komponen lifting fundamental yang digunakan pada crane, winch, hoist, dan sistem rigging mampu menahan beban berat di lingkungan kerja yang keras.

Tersedia dalam diameter 6 mm hingga 32 mm, konstruksi 6×19 dan 6×37. Semua produk bersertifikat dan ready stock.

Show

Wire Rope Sagas 1,5-2 mm PVC 6×7 + FC Galv

Rp 2.000

Wire Rope Sagas 1,5mm 7×19 Stainless 304

Rp 2.775

Wire Rope Sagas 10-12 mm PVC 6×7 + FC Galv

Rp 32.190

Wire Rope Sagas 10mm 19×7 Non-Rotating Ungalv

Rp 42.180

Wire Rope Sagas 10mm 6×12 + 7FC Galv

Rp 20.000

Wire Rope Sagas 10mm 6x19S + IWRC Galv

Rp 34.000

Wire Rope Sagas 10mm 6x19S + IWRC Ungalv

Rp 28.000

Wire Rope Sagas 10mm 6×36(WS) + IWRC Galv

Rp 41.500

Wire Rope Sagas 10mm 6×36(WS) + IWRC Ungalv

Rp 37.000

Wire Rope Sagas 10mm 6×37 + IWRC Ungalv

Rp 27.750

Wire Rope Sagas 10mm 7×19 Stainless 304

Rp 66.600

Wire Rope Sagas 12mm 19×7 Non-Rotating Ungalv

Rp 55.500

Wire Rope Sagas 12mm 6×12 + 7FC Galv

Rp 28.000

Wire Rope Sagas 12mm 6x19S + IWRC Galv

Rp 40.000

Wire Rope Sagas 12mm 6×36(WS) + IWRC Galv

Rp 60.000

Wire Rope Sagas 12mm 6×36(WS) + IWRC Ungalv

Rp 40.000

Apa Itu Wire Rope?

Wire rope atau kawat seling adalah tali yang terbuat dari rangkaian kawat baja yang dipilin (twisted) membentuk strand, lalu beberapa strand dipilin mengelilingi inti (core) membentuk satu kesatuan rope. Konstruksi berlapis ini memberikan kekuatan tarik yang sangat tinggi sekaligus fleksibilitas yang memadai untuk dililitkan pada drum winch atau sheave katrol.Berbeda dari webbing sling yang berbahan kain sintetis, wire rope tahan terhadap panas, abrasi, dan lingkungan ekstrem. Inilah mengapa wire rope menjadi pilihan utama di crane, winch, elevator, dan aplikasi di mana webbing sling tidak mampu bertahan.

Konstruksi Wire Rope

Memahami konstruksi wire rope sangat penting untuk memilih yang tepat. Setiap wire rope memiliki tiga komponen utama.

Wire (Kawat)

Komponen terkecil kawat baja tunggal. Bahan dasar bisa berupa carbon steel atau stainless steel. Semakin banyak wire dalam satu strand, semakin fleksibel rope-nya.

Strand (Untaian)

Beberapa wire dipilin menjadi satu strand. Jumlah wire per strand menentukan karakteristik rope. Strand dengan banyak wire (misalnya 37 wire) lebih fleksibel dibanding strand dengan sedikit wire (19 wire).

Core (Inti)

Inti di tengah rope tempat strand-strand dipilin mengelilinginya. Tiga jenis core umum:
  • Fiber Core (FC) inti serat sintetis atau natural. Lebih fleksibel, cocok untuk crane mobile dan winch.
  • Independent Wire Rope Core (IWRC) inti berupa wire rope kecil. Lebih kuat dan tahan crushing. Cocok untuk drum berlapis.
  • Wire Strand Core (WSC)  inti berupa satu strand kawat. Keseimbangan antara kekuatan dan fleksibilitas.

Membaca Kode Konstruksi Wire Rope

Kode seperti 6x19 atau 6x37 menjelaskan jumlah strand dan wire per strand.6x19 — 6 strand, masing-masing terdiri dari ~19 wire. Total ~114 wire. Lebih tahan abrasi karena wire berdiameter lebih besar. Cocok untuk kondisi kasar di mana rope sering bergesekan dengan sheave atau drum.6x37 — 6 strand, masing-masing terdiri dari ~37 wire. Total ~222 wire. Lebih fleksibel karena wire berdiameter lebih kecil. Cocok untuk crane dan winch yang memerlukan rope dililitkan pada drum berdiameter relatif kecil.Panduan simpel: Butuh tahan gesek 6x19. Butuh fleksibel → 6x37. Untuk sebagian besar aplikasi crane dan winch umum, 6x37 menjadi pilihan standar.

Wire Rope vs Webbing Sling

Keduanya alat bantu angkat, tapi untuk situasi yang sangat berbeda.Wire rope dipilih saat: suhu lingkungan tinggi (di atas 100°C), risiko gesekan dan abrasi tinggi, beban sangat berat yang memerlukan diameter kecil, atau rope harus dililitkan pada drum (crane, winch). Wire rope juga wajib di elevator dan hoist permanen.Webbing sling dipilih saat: permukaan beban sensitif (tidak boleh tergores), bobot alat menjadi pertimbangan, dan lingkungan kerja tidak ekstrem. Webbing sling jauh lebih ringan, murah, dan tidak merusak beban.Banyak proyek menggunakan keduanya: wire rope pada crane/winch sebagai alat angkat utama, webbing sling sebagai penghubung antara hook crane dan beban.

Aplikasi Wire Rope

Crane (mobile dan tower). Wire rope menjadi media angkat utama pada semua jenis crane. Dililitkan pada drum winch, melewati sheave di ujung boom, dan terhubung ke hook. Ini aplikasi terbesar wire rope di dunia.Winch dan capstan. Sistem penarikan menggunakan wire rope yang dililitkan pada drum. Aplikasi: snatch block recovery kendaraan, mooring kapal, dan penarikan material di konstruksi.Elevator dan lift. Wire rope menahan dan menggerakkan cabin elevator. Safety factor sangat tinggi — biasanya 8:1 atau lebih.Jembatan gantung dan struktur kabel. Kabel utama (main cable) dan kabel penggantung (suspender) pada jembatan gantung terbuat dari wire rope berdiameter besar.Wire rope sling. Wire rope dipotong, diujungkan dengan thimble dan pressed fitting, lalu digunakan sebagai sling — alternatif webbing sling untuk lingkungan yang lebih keras.Guy wire dan stay wire. Menopang tower, tiang, dan struktur tinggi. Wire rope memberikan kekuatan tarik yang sangat tinggi per diameter.

Spesifikasi Umum Wire Rope

  • Diameter tersedia: 6 mm - 32 mm
  • Konstruksi: 6x19 FC, 6x37 FC, 6x19 IWRC, 6x37 IWRC
  • Material: Galvanized steel (tahan korosi) atau bright steel (ungalvanized)
  • Grade: 1770 N/mm² (standar) atau 1960 N/mm² (high tensile)
  • Panjang per coil: 100m, 200m, atau custom
  • Standar: EN 12385 / ISO 2408

Galvanized vs Ungalvanized

Galvanized (dilapisi zinc) — tahan korosi, ideal untuk lingkungan outdoor, pesisir, dan maritim. Umur pakai lebih panjang di lingkungan lembab. Sedikit lebih mahal.Ungalvanized (bright) — tanpa lapisan zinc. Lebih murah. Cocok untuk lingkungan indoor atau area kering. Memerlukan pelumasan lebih rutin untuk mencegah karat.

Inspeksi dan Perawatan Wire Rope

Inspeksi visual rutin sangat penting. Tanda kerusakan yang memerlukan penggantian:Broken wires. Kawat yang putus dan menonjol keluar. Jika jumlah broken wire melebihi batas standar per panjang tertentu, rope harus diganti.Korosi. Karat pada permukaan atau internal. Korosi internal sulit dideteksi visual — diperlukan inspeksi magnetik untuk wire rope kritis.Distorsi. Kinking (tekukan tajam), birdcaging (strand mengembang), atau crushing (gepeng). Semua jenis distorsi melemahkan rope secara permanen.Diameter berkurang. Jika diameter rope berkurang lebih dari 5-10% dari diameter asli, kekuatannya sudah menurun signifikan.Perawatan utama: lumasi secara berkala dengan wire rope lubricant. Pelumasan mengurangi gesekan internal, mencegah korosi, dan memperpanjang umur pakai.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa harga wire rope?

Wire rope galvanized diameter 10 mm mulai Rp15-25 ribuan per meter. Diameter 20 mm mulai Rp50-80 ribuan per meter. Harga tergantung diameter, konstruksi, material, dan grade. Hubungi tim kami untuk penawaran per coil.

Apa bedanya 6x19 dan 6x37?

6x19 memiliki wire lebih besar sehingga lebih tahan abrasi. 6x37 memiliki wire lebih kecil sehingga lebih fleksibel. Untuk crane dan winch umum, 6x37 menjadi standar. Untuk kondisi gesekan tinggi, 6x19 lebih awet.

Apakah wire rope bisa disambung jika putus?

Secara teknis bisa menggunakan wire rope clip, tapi sambungan mengurangi kekuatan hingga 20-30%. Untuk aplikasi lifting, wire rope yang putus harus diganti — bukan disambung. Sambungan hanya boleh untuk aplikasi non-kritis.

Berapa lama umur pakai wire rope?

Tergantung intensitas penggunaan dan perawatan. Pada crane yang digunakan harian, wire rope biasanya diganti setiap 1-3 tahun. Dengan pelumasan rutin dan beban tidak melebihi SWL, umur pakai bisa lebih panjang. Inspeksi berkala menentukan kapan harus diganti.