
Saat sebuah jembatan baja di Surabaya harus dinaikkan 15 cm untuk penggantian bearing pad, tidak ada alat yang lebih tepat dari screw jack. Crane bisa mengangkat lebih cepat, tapi tidak bisa mempertahankan posisi dalam waktu lama dengan presisi submilimeter. Dongkrak hidrolik bisa bocor dan beban turun perlahan. Screw jack dengan mekanisme ulirnya yang sederhana menopang ratusan ton selama berhari-hari tanpa bergerak satu milimeter pun. Inilah alat yang tidak banyak orang bicarakan, tapi tidak bisa digantikan saat dibutuhkan.
Screw jack dikenal juga sebagai dongkrak ulir, mechanical jack, jack ulir, atau dongkrak botol ulir adalah alat angkat mekanis yang menggunakan prinsip ulir (screw thread) untuk mengubah gerakan rotasi menjadi gerakan linier. Operator memutar handle atau tuas, putaran ini menggerakkan batang ulir naik atau turun secara perlahan mengangkat, menopang, atau memposisikan beban di atasnya dengan presisi tinggi.
Berbeda dari dongkrak hidrolik yang mengandalkan fluida bertekanan, screw jack sepenuhnya mekanis. Tidak ada oli, tidak ada seal yang bisa bocor, tidak ada komponen hidrolik yang perlu dirawat. Kesederhanaan inilah yang menjadikan screw jack sangat andal dan tahan lama banyak unit yang beroperasi selama puluhan tahun tanpa penggantian komponen berarti.
Prinsip kerja screw jack menggunakan hukum fisika paling dasar: ulir sebagai bidang miring yang dililitkan pada silinder. Saat handle diputar, gaya putar kecil dari tangan operator diubah menjadi gaya dorong besar melalui mekanisme ulir persis seperti sekrup yang bisa menahan beban besar dengan tenaga yang sangat kecil.
Proses pengangkatan:
Mengapa presisinya tinggi? Karena pitch ulir (jarak antar ulir) biasanya sangat kecil — 2–5 mm per putaran. Satu putaran penuh handle mengangkat beban hanya 2–5 mm. Operator punya kontrol yang tidak mungkin dicapai alat angkat lain.
Self-locking: Pada screw jack tipe worm gear, geometri ulirnya menciptakan kondisi self-locking beban tidak bisa mendorong spindle turun sendiri meskipun handle dilepas. Ini berbeda dengan dongkrak hidrolik yang bisa creep (turun perlahan) akibat kebocoran seal internal.
Dioperasikan secara manual menggunakan handle atau tuas. Kapasitas mulai 2 ton hingga 50 ton. Tidak memerlukan sumber tenaga eksternal sangat cocok untuk lokasi konstruksi, bengkel, dan area tanpa listrik. Ini jenis yang paling banyak tersedia dan digunakan di Indonesia.
Keunggulan: Tidak perlu listrik, maintenance minimal, sangat portable, harga terjangkau. Kelemahan: Operasi manual lebih lambat, untuk kapasitas besar butuh lebih banyak tenaga untuk memutar handle.
Produk yang tersedia di Pusat Lifting: Dongkrak Botol Uni Steel Sagas (2T, 3T, 5T, 10T, 15T, 20T, 30T, 50T) dan Dongkrak Ulir Botol (20T, 32T, 50T).
Menggunakan mekanisme roda gigi cacing (worm gear) untuk menggerakkan batang ulir. Ini varian screw jack yang paling dikenal di industri berat karena dua keunggulan utamanya: self-locking sempurna dan efisiensi gaya yang tinggi.
Dengan worm gear, satu putaran handle kecil menghasilkan gaya angkat sangat besar. Beban tidak turun sendiri meski handle dilepas worm gear bekerja satu arah saja. Sangat cocok untuk menopang beban jangka panjang di konstruksi dan industri.
Menggunakan ball screw yang lebih canggih bola-bola baja bergulir di antara batang ulir dan mur, mengurangi gesekan secara drastis. Efisiensi jauh lebih tinggi dari screw biasa operator bisa memutar dengan tenaga jauh lebih ringan untuk beban yang sama.
Perhatian penting: Ball screw jack TIDAK self-locking. Beban bisa turun sendiri jika tidak ada rem atau pengunci tambahan. Harus selalu dilengkapi sistem pengaman. Lebih cocok untuk aplikasi yang memerlukan kecepatan dan siklus operasi tinggi, bukan untuk penopang statis.
Dilengkapi motor listrik yang memutar mekanisme ulir secara otomatis. Tidak perlu tenaga manual operator cukup tekan tombol. Cocok untuk operasi berulang dalam frekuensi tinggi atau aplikasi di mana tenaga manual tidak praktis.
Digunakan di lini produksi otomatis, platform height-adjustable, dan sistem positioning mesin dalam industri manufaktur modern.
Fungsi paling umum screw jack di industri. Mesin produksi, kompresor, pompa, dan peralatan rotating harus dipasang dalam kondisi sangat rata agar beroperasi optimal dan meminimalkan getaran. Screw jack ditempatkan di bawah kaki mesin untuk mengatur ketinggian secara presisi bahkan hingga fraksi milimeter.
Menopang struktur atau beban sementara selama konstruksi atau perbaikan. Ini area di mana screw jack tidak tergantikan: kemampuan menopang beban berat selama berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan tanpa pergerakan vertikal apapun. Digunakan saat kolom bangunan diperbaiki, bekisting beton disiapkan, atau jembatan ditahan selama penggantian komponen.
Mengangkat beban berat secara sangat perlahan dan terkontrol. Berbeda dari chain block yang mengangkat dari atas, screw jack mengangkat dari bawah — cocok untuk house jacking (mengangkat bangunan), mengangkat mesin berat untuk alignment, atau memposisikan komponen struktur baja.
Dalam assembly mesin besar atau instalasi peralatan industri, screw jack menggeser dan memposisikan komponen secara bertahap hingga alignment tercapai sempurna. Posisi bisa dikunci di titik yang tepat tanpa risiko bergeser. Untuk aplikasi rigging yang lebih kompleks, screw jack sering dikombinasikan dengan wire rope dan sling sebagai sistem pengangkatan terpadu.
Ini pertanyaan yang paling sering masuk ke tim Pusat Lifting.
| Aspek | Screw Jack | Dongkrak Hidrolik |
| Mekanisme | Ulir mekanis | Fluida bertekanan |
| Self-locking | ✅ Ya (tipe worm gear) | ❌ Tidak — bisa creep |
| Penopang jangka panjang | ✅ Sangat cocok | ⚠️ Berisiko turun perlahan |
| Kecepatan angkat | Lambat | Cepat |
| Presisi posisi | ✅ Sangat tinggi | ⚠️ Sedang |
| Perawatan | ✅ Minimal (pelumasan) | ⚠️ Perlu cek seal dan oli |
| Risiko kebocoran | ✅ Tidak ada | ⚠️ Seal bisa bocor |
| Harga | ✅ Lebih murah | ⚠️ Lebih mahal |
| Cocok untuk | Support statis, leveling, presisi | Angkat cepat, operasi berulang |
Pilih screw jack jika: Anda perlu menopang beban dalam waktu lama, membutuhkan presisi tinggi dalam positioning, atau bekerja di area tanpa listrik dan tanpa risiko kebocoran fluida (food grade area, area bersih).
Pilih dongkrak hidrolik jika: Anda perlu mengangkat beban berat dengan cepat dan tidak perlu menopang dalam waktu lama.
Pusat Lifting menyediakan screw jack brand Sagas produk dengan kualitas terpercaya untuk kebutuhan industri, konstruksi, dan workshop. Semua produk ready stock di Jakarta.
⚠️ Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Konfirmasi harga dan ketersediaan stok terkini sebelum pemesanan.
| Produk | Kapasitas | Harga |
| Dongkrak Botol Uni Steel Sagas | 2 Ton | Rp 400.000 |
| Dongkrak Botol Uni Steel Sagas | 3 Ton | Rp 500.000 |
| Dongkrak Botol Uni Steel Sagas | 5 Ton | Rp 600.000 |
| Dongkrak Botol Uni Steel Sagas | 10 Ton | Rp 850.000 |
| Dongkrak Botol Uni Steel Sagas | 15 Ton | Rp 1.100.000 |
| Dongkrak Botol Uni Steel Sagas | 20 Ton | Rp 1.650.000 |
| Dongkrak Botol Uni Steel Sagas | 30 Ton | Rp 3.250.000 |
| Dongkrak Botol Uni Steel Sagas | 50 Ton | Rp 4.500.000 |
| Dongkrak Ulir Botol | 50 Ton | ~~Rp 3.500.000~~ Rp 2.850.000 |
Cek selengkapnya di halaman jual screw jack Pusat Lifting atau hubungi tim kami untuk penawaran khusus pembelian dalam jumlah besar.
1. Tentukan kapasitas berdasarkan beban aktual Pilih screw jack dengan kapasitas minimal 1,5× berat beban sebagai margin keamanan. Jika beban 10 ton, pilih screw jack minimal 15 ton.
2. Perhatikan travel range (jarak angkat) Jarak angkat maksimum dari posisi terendah ke tertinggi bervariasi per produk. Pastikan travel range mencukupi untuk kebutuhan aplikasi Anda.
3. Pilih tipe yang sesuai aplikasi Untuk menopang beban statis jangka panjang → worm gear screw jack (self-locking). Untuk siklus angkat berulang dan cepat → ball screw jack (dengan pengaman). Untuk lokasi tanpa listrik → mechanical manual.
4. Perhatikan ketinggian minimum Screw jack punya ketinggian minimum saat spindle berada di posisi terendah. Pastikan ada cukup ruang di bawah beban untuk memasukkan screw jack.
5. Gunakan di titik yang tepat Selalu letakkan screw jack pada jacking point yang dirancang untuk menanggung beban bukan sembarangan di bawah komponen tipis atau tidak diperkuat.
Pusat Lifting menyediakan screw jack dan dongkrak ulir Sagas dalam berbagai kapasitas dari 2 ton hingga 50 ton, ready stock di Jakarta, dan siap kirim ke seluruh Indonesia. Tim kami siap membantu Anda memilih kapasitas dan tipe yang tepat sesuai kebutuhan.
Screw jack atau dongkrak ulir adalah alat angkat mekanis yang menggunakan prinsip ulir untuk mengubah gerakan rotasi menjadi gerakan linier. Operator memutar handle, dan spindle bergerak naik atau turun secara perlahan untuk mengangkat, menopang, atau memposisikan beban berat.
Screw jack sepenuhnya mekanis tidak ada oli atau seal. Beban bisa ditopang dalam waktu lama tanpa risiko turun (self-locking pada tipe worm gear). Dongkrak hidrolik lebih cepat tapi seal bisa bocor sehingga beban bisa turun perlahan jika ditopang terlalu lama. Screw jack lebih cocok untuk support jangka panjang dan aplikasi yang membutuhkan presisi.
Screw jack Sagas di Pusat Lifting mulai dari Rp 400.000 untuk kapasitas 2 ton hingga Rp 4.500.000 untuk kapasitas 50 ton. Harga dapat berubah sewaktu-waktu hubungi kami di WhatsApp +62 812 8080 5299 untuk konfirmasi harga terkini.
Ya. Screw jack bisa digunakan horizontal untuk mendorong atau menarik objek bukan hanya vertikal. Pastikan batang ulir terlumasi dengan baik agar gerakan tetap halus dan tidak ada beban samping berlebih pada spindle.
Pada tipe self-locking (worm gear), screw jack bisa menopang beban tanpa batas waktu berhari-hari hingga berbulan-bulan tanpa kehilangan posisi. Ini keunggulan utama screw jack dibanding dongkrak hidrolik yang bisa creep akibat kebocoran seal internal.
Tergantung berat mesin. Sebagai panduan: pilih kapasitas minimal 1,5× berat mesin, dibagi jumlah titik jack yang digunakan. Untuk mesin 10 ton dengan 4 titik jack, setiap screw jack menanggung sekitar 2,5 ton pilih kapasitas 3 ton atau lebih.
Dongkrak ulir botol (bottle screw jack) adalah screw jack berbentuk silinder menyerupai botol desain yang paling umum di pasaran Indonesia. Namanya merujuk pada bentuk bodinya. Cara kerjanya sama dengan screw jack lainnya: ulir memutar spindle naik atau turun saat handle dioperasikan.
Comments are closed